Besaran UMR/UMK kota Palembang tahun 2018

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap orang yang sudah bekerja pastinya mengharapkan gaji yang tinggi untuk pekerjaan yang dilakukannya setiap hari. Namun tahukah Anda apabila gaji karyawan yang bekerja disebuah perusahaan tertentu pada setiap daerah kota maupun provinsi berbeda-beda. Terutama bagi Anda yang berdomisili di Kota Pempek, kami akan memberitahukan perihal besaran UMR/UMK kota Palembang tahun 2018 ini.

Pengertian Upah Minimum
Upah Minimum atau istilah lainnya gaji terendah adalah upah bulanan terendah yang diberikan oleh perusahaan tertentu. Upah minimum ini terdiri atas upah pokok, termasuk tunjangan tetap yang sudah ditetapkan melalui sebuah peraturan daerah (Perda) atau Gubernur.

Pada dasarnya, upah minimum digunakan sebagai standar untuk menggaji pegawai dalam sebuah perusahaan, baik itu CV atau PT, hingga jenis perusahaan lainnya. Dengan demikian, saat Anda bekerja di suatu daerah, maka Anda perlu mengetahui berapa tepatnya upah minimum rata-rata yang berlaku di daerah tersebut.

Besaran upah minimum ini juga biasanya dijadikan sebagai pedoman seseorang dalam mencari pekerjaan, jadi ketika Anda ditawari oleh sebuah perusahaan untuk menjadi karyawan mereka, maka jangan pernah menerima pekerjaan yang gajinya di bawah upah minimum.

Tentang UMK, UMP, dan UMR
Mungkin sebagian orang belum mengetahui dari ketiga singkatan di atas, maka Anda bisa membaca penjelasannya secara sederhana di bawah ini:
· UMK atau Upah Minimum Kota/Kabupaten adalah sebuah istilah yang digunakan dalam aturan ketentuan upah terendah yang berlaku di wilayah kota dan kabupaten.
· UMP atau Upah Minimum Provinsi adalah standar upah terendah yang berlaku untuk seluruh wilayah kota dan kabupaten dalam satu ruang lingkup Provinsi.
· UMR atau Upah Minimum Regional adalah gaji terendah yang ditetapkan oleh pemerintah. Istilah ini pertama kali digunakan setelah keluarnya peraturan PER-01/MEN/1999 tentang “Upah Minimum”.

Gambaran tentang UMK dan UMP contohnya ialah Anda bekerja pada perusahaan di kota Palembang, maka gajinya akan naik dengan saat Anda bekerja di kota Jakarta. Walaupun Anda bekerja pada perusahaan dan jabatan yang sama, namun peraturan UMK tetap berbeda.

Faktor yang Menentukan Besar-Kecilnya Gaji
Mengenai besar dan kecilnya upah di suatu perusahaan, memang tidak bisa di lihat dan diukur hanya dari beberapa aspek saja. Dengan kata lain, ada faktor lainnya yang mempengaruhi itu antara lain sebagai berikut:
· Durasi lamanya masa kerja atau dasar pengalaman kerja
· Profesionalisme, kecakapan, dan keterampilan dalam melakukan pekerjaan
· Beban kerja atau besar kecilnya resiko pekerjaan
· Produktivitas individual atau kinerja produk yang dihasilkan
· Aspek wilayah
· Tingkat kejujuran dan kepercayaan, serta nilai-nilai kepribadian lainnya
· Uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi yang dimiliki pekerja
· Tinggi rendahnya tingkat pendidikan

Dari semua faktor di atas, faktor yang paling mempengaruhi terhadap besar kecilnya gaji ialah sertifikasi kompetensi dan tingkat produktivitas dari pekerja itu sendiri. Hal ini berarti, semakin banyak sertifikasi kompetensi yang Anda miliki, dibarengi dengan tingginya produktivitas yang dihasilkan, maka semakin bagus pula gaji yang Anda dapatkan.

Besaran UMR/UMK kota Palembang tahun 2018
Upah minimum kota Palembang tahun 2018 ini naik menjadi Rp 2.736.000 yang berdasarkan keputusan Walikota melalui surat edaran. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, maka tingkat kesejahteraan pegawai meningkat sebesar 8.71% atau secara nominal mencapai Rp 252.000. Maka dari itu, tak heran jika banyak job seeker terus gencar mencari info Lowongan Kerja Palembang.

Persentase ini memang sedikit lebih tinggi daripada rata-rata nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar 8.25%. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, penetapan upah minimum saat ini menggunakan formula tingkat inflasi yang kemudian ditambah pertumbuhan ekonomi, sehingga persentase kenaikan upah minimum di samaratakan.

Dengan kisaran dua juta ke atas, maka Palembang termasuk dalam kota-kota yang tingkat gajinya cukup besar di Indonesia, juga lebih besar dari UMP Sumatera Selatan yang berada di angka Rp 2.595.995.

Daftar Gaji dari 33 Provinsi di Indonesia:
Untuk lebih jelasnya, mari lihat daftar gaji dari 33 Provinsi di Indonesia pada tahun 2017 yang bisa kami kumpulkan di bawah ini:

1. Aceh sebesar Rp 2.717.750, naik Rp 217.750 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.500.000
2. Sumatera Utara sebesar Rp 2.132.188, naik Rp 170.833 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.961.354
3. Sumatera Barat sebesar Rp 2.119.067, naik Rp 169.782 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.949.284
4. Bangka Belitung, sebesar Rp 2.755.443, naik Rp 220.770 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.534.673
5. Kepulauan Riau, sebesar Rp 2.563.875, naik Rp 205.421 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.358.454
6. Riau, sebesar Rp 2.464.154, naik Rp 197.431 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.266.722
7. Jambi, sebesar Rp 2.243.718, naik Rp 179.769 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.063.948.
8. Bengkulu, sebesar Rp 1.888.741, naik Rp 151.328 atau 8,71 dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.737.412
9. Sumatera Selatan, sebesar Rp 2.595.995, naik Rp 207.995 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.388.000
10. Lampung, sebesar Rp 2.074.673, naik Rp 166.225 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.908.447
11. Banten, sebesar Rp 2.099.385, naik Rp 168.205 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.931.180
12. DKI Jakarta, sebesar Rp 3.648.035, naik Rp 292.285 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 3.355.750
13. Jawab Barat, sebesar Rp 1.544.360, naik Rp 123.736 atau 8,71 dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.420.624
14. Jawa Tengah, sebesar Rp 1.486.065, naik Rp 119.065 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.367.000
15. Yogyakarta, sebesar Rp 1.454.154, naik Rp 116.508 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.337.645
16. Jawa Timur, sebesar Rp 1.508.894, naik Rp 120.894 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.388.000
17. Bali, sebesar Rp 2.127.157, naik Rp 170.430 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.956.727
18. Nusa Tenggara Barat, sebesar Rp 1.825.000, naik Rp 193.755 atau 11,88 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.631.245
19. Nusa Tenggara Timur, sebesar Rp 1.660.000, naik Rp 135.000 atau 8,85 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.525.000
20. Kalimantan Barat, sebesar Rp 2.046.900, naik Rp 164.000 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.882.900
21. Kalimantan Selatan, sebesar Rp 2.454.671, naik Rp 196.671 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.258.000
22. Kalimantan Tengah, sebesar Rp 2.421.305, naik Rp 193.998 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.227.307
23. Kalimantan Timur, sebesar Rp 2.543.331, naik Rp 203.775 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.339.556
24. Kalimantan Utara, sebesar Rp 2.559.903, naik Rp 205.103 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.358.000
25. Gorontalo, sebesar Rp 2.206.813, naik Rp 176.813 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.030.000
26. Sulawesi Utara, sebesar Rp 2.824.286, naik Rp 226.286 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.598.000
27. Sulawesi Tengah, sebesar Rp 1.965.232, naik Rp 157.457 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.807.775
28. Sulawesi Tenggara, sebesar Rp 2.177.052, naik Rp 174.427 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.002.625
29. Sulawesi Selatan, sebesar Rp 2.647.767, naik Rp 212.142 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.435.625
30. Sulawesi Barat, sebesar Rp 2.193.530, naik Rp 175.750 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.017.780
31. Maluku, sebesar Rp 2.222.220, naik Rp 167.667 atau 15,44 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 1.925.000
32. Papua, sebesar Rp 2.895.650, naik Rp 232.003 atau 8,71 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.663.646
33. Papua Barat, sebesar Rp 2.667.000, naik Rp 245.500 atau 10,14 persen dibandingkan UMP 2017 yang sebesar Rp 2.421.500

Dilihat dari daftar upah minimum dari 34 Provinsi di Indonesia, maka kita bisa melihat jika daerah ibukota DKI Jakarta merupakan daerah di Indonesia yang mempunyai gaji karyawan paling tertinggi.

Namun, semakin tinggi gaji minimum yang ditetapkan oleh suatu Provinsi menandakan semakin tinggi pula tingkat persaingan yang terjadi di Provinsi tersebut. Hal ini pastinya menjadi pertanda bahwa daerah tersebut memerlukan biaya hidup yang jauh lebih tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu memikirkan pekerjaan yang sesuai dengan gaji dan kebutuhan hidup, serta jangan asal memilah lowongan kerja di beberapa website online seperti Job Hunter Palembang dan sebagainya.

Dampak Kenaikan UMK
Meskipun kenaikan gaji dinilai semakin mensejahterahkan rakyat Indonesia, namun ada dampak khusus yang dirasakan. Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, kenaikan upah minimum berpengaruh pada pengurangan karyawan. Walaupun tidak banyak perusahaan yang terpaksa harus menutup usahanya, tapi perusahaan bisa mengurangi jumlah karyawannya karena harus menyesuaikan dengan biaya produksi dan operasional.

Banyak juga perusahaan yang harus melakukan penyesuaian terhadap biaya produk, alhasil operasional perusahaan pun masih bisa berlanjut. Kenaikan nilai UMK ini dinilai sangat mempengaruhi terhadap kelangsungan perusahaan di semua sektor.

Terlebih lagi apabila perusahaan juga merasa terbebani dengan kebijakan pemerintah yang akan meningkatkan iuran BPJS dengan batas gaji paling tinggi pekerja penerima gaji sebesar Rp 8 juta. Bahkan nilai ini meningkat dari nilai sebelumnya yaitu 4,72 juta.

Menjadi Pekerja Cerdas, Ayo Pahami UMR
Satu lagi hal yang harus Anda ketahui adalah ketika Anda menerima gaji bulanan yang sudah terdiri dari jumlah gaji pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap, gaji yang Anda terima itu ialah bukan tergolong upah minimum. Hal ini dikarenakan, menurut Undang-undang pasal 94 no. 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja, yang menyebutkan komponen upah minimum hanyalah gaji pokok dan tunjangan tetap saja. Sedangkan, tunjangan tidak tetap tidak termasuk dalam upah minimum.

Sebagai seorang pekerja dan calon pekerja, Anda harus memahami nilai UMR terbaru. Hal ini menjadi faktor penting supaya Anda mendapatkan gaji yang layak sesuai standar yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan terhindar dari upah di bawah standar.

Incoming search terms:

  • umr palembang
  • umr kota palembang
  • Gaji umr palembang
  • berapa UMR palembang
  • rata rata umr palembang
  • perda palembang tentang ump 2017
  • umr umk palembang
  • gaji perbulan umk palembang
  • berapa umr wilayah palembang
  • berapa kah gaji UMR di kota palembang